Oleh: http://www.mediaindonesia.com

27 November 2010

sumber: http://www.dlorg.eu

Meksiko bergabung dengan proyek perpustakaan dunia online guna meluncurkan Mexican Digital Library. Perpustakaan yang diluncurkan presiden ‘National Culture and Arts Council’, Consuelo Saizar akan membuat teks bersejarah yang tersedia dalam delapan bahasa untuk partisipan di seluruh dunia.

Proyek yang dibawahi ‘World Digital Library’ ini akan dipromosikan oleh ‘Library of Congress’ di Amerika Serikat.

Kontribusi Meksiko dalam program ini meliputi ‘codex’ kunci yang merupakan bentuk awal dari buku yaitu kumpulan lembaran perkamen berisi tulisan tangan mengenai catatan atau kumpulan aturan yang dicatatkan.

‘Codex’ diterbitkan dalam skrip bergambar yang digunakan di negara ini sebelum penjajah Spanyol tiba di abad 16. Kumpulan-kumpulan ‘Codex’ tersebut adalah Kolombia, Testeriano Katekismus, Marquesado del Valle dan Totomixtlahuac.

“Perangkat digital ini memungkinkan pembuatan database baru dan kuat untuk memfasilitasi akses dan distribusi kekayaan dokumen,”kata Saizar. Perpustakaan ini belum dapat diakses melalui internet meski diterbitkan dalam delapan bahasa.

Advertisements